close
close

Kamis, 14 September 2017

Film Pendek Berdurasi 5 Menit Paling Menyentuh Pilihan Youtube Ini Membuat Jutaan Orang Menangis !



menyebut “Changing Batteries” adalah film animasi pendek yang paling menyentuh. Film ini hanya berdurasi 5 menit, tapi ditonton oleh jutaan orang, dan banyak yang meneteskan air mata setelah menyaksikannya

Film pendek ini mengisahkan tentang seorang ibu yang kesepian dan sebuah robot. Robot itu terlihat dingin, namun mengungkapkan cinta kasih dari sifat manusia.

Pada suatu hari, ibu itu mendapat kiriman paket dari anak laki-lakinya, beserta dengan surat yang mengatakan bahwa ia belum bisa pulang lagi tahun ini karena terlalu sibuk dengan pekerjaan.



Paket tersebut ternyata berisi sebuah robot yang didesain untuk membantu pekerjaan ibunya di rumah seperti menyapu, membersihkan rumah dan menyiram tanaman.


Layaknya orang dewasa, robot ini menjaga dan merawat sang ibu dengan telaten. Saat angin dingin di tengah malam, robot itu dengan lembut menyelimutinya.



Saat santai, ia selalu duduk di samping sang ibu, menemani menyaksikan Matahari terbenam. Bahkan dengan penuh perhatian menyeduh teh hangat untuk sang ibu yang sedang sakit.



Mereka makan bersama, sang ibu bahkan dengan lembut menyeka bekas makanan di mulut si robot, seperti curahan kasih sayang ibu kepada anakya.

Mereka berdua selalu duduk berdampingan sambil menonton TV, pertunjukan sirkus adalah program favorit si robot. Mereka sepakat akan menyasikan bersama pertunjukan sirkus di akhir pekan.



Hari itu, sang ibu baru pulang sambil membawa dua lembar tiket. Si robot senangnya bukan main, lalu masuk ke dalam rumah mengambil sesuatu.


Namun, saat keluar, tampak sang ibu duduk terkulai di kursi, ternyata sang ibu telah meninggal dengan tenang.



Robot pun panik, lalu langsung mengambil baterai di dalam laci dan memasukkan ke dalam saku sang ibu,  sama seperti apa yang dilakukan sang ibu terhadapnya, dengan harapan supaya ibu itu bisa hidup kembali.

Ia mengguncang tubuh sang ibu, menarik-narik tangannya, berharap ibu itu bangun lagi.

Tapi bagaimanapun juga, baterai tidak bisa menyelamatkan nyawa sang ibu.

Hari demi hari si robot terus merawat rumah itu, sampai baterainya hampir habis.


Dan saat matanya mulai redup, tiba-tiba ia melihat topi jerami yang sering dipakai sang ibu.


Ini membuka matanya dengan ceria, dan berseru ibu pulang, ibu pulang.



Setelah menunggu bertahun-tahun, akhirnya ibu datang menjemputnya menonton sirkus.

Cinta kasih yang murni dan hangat seperti itu, jarang kita temui antar sesama manusia, karena itu sangat berharga.

Namun, bagaimanapun hewan maupun robot tidak bisa menggantikan peran manusia seutuhnya.

Yang paling menyentuh dari film animasi pendek ini adalah rasa tidak berdayanya si robot yang terus menyelipkan baterai ke dalam saku sang ibu dengan harapan supaya bisa hidup kembali.

Rasa ketidakberdayaan ketika menghadapi kepergian orang-orang yang kita cintai itu paling menyesakkan jiwa.

Bahkan robot saja bisa bilang cinta, kenapa kita tidak mengutarakannya?

Saat kita masih bisa, masih sempat menyatakan cinta kepada orang yang kita cintai, katakanlah kepada mereka. Mengutarakan cinta itu selamanya takkan pernah cukup, yang ada hanya kata terlambat.(jhn/yant)

Share:

0 komentar:

Posting Komentar